• Jelajahi

    Copyright © Pusatberita6 - Berita Politik, Ekonomi, Entertaiment, Olahraga, Iptek, Travel Terlengkap
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gus Falah Nilai Nyinyiran Terhadap Puan Maharani Tidak Ada Manfaatnya

    Minggu, 11/14/2021 09:25:00 AM WIB Last Updated 2021-11-14T02:27:21Z

    Ketua DPR Puan Maharani berbasah-basah menanam padi ketika hujan deras di Sleman, DIY, Kamis (11/11/2021). Foto/ist.twitter

     JAKARTA - Sekretaris Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) , organisasi sayap keislaman PDI Perjuangan, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menilai sindiran terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani tidak ada faedahnya untuk masyarakat. Hal ini diungkapkan Gus Falah menanggapi berbagai sindiran terhadap Puan Maharani .


    Seperti diketahui, baru-baru ini Ketua DPRPuan Maharanimenanam padi bersama para petani di area Persawahan Sendangmulyo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, 11 November 2021 lalu.
    Hal itu mendapat sindiran dari sejumlah pihak, di antaranya dari mantan Menteri Kelautan dan PerikananSusi Pudjiastutidan Politikus Partai Gerindra Fadli Zon.

    Gus Falah mengatakan, sindiran itu sebagai wujud perilaku orang-orang yang tak bisa menilai mana ucapan atau perbuatan yang bermanfaat, dan mana yang tidak. "Apa yang ditunjukkan orang-orang itu sejatinya cuma nyinyir, yang tak ada faedahnya sama sekali bagi masyarakat, bangsa, bahkan bagi dirinya sendiri," kata Gus Falah, Sabtu (13/11/2021).

    Gus Falah menegaskan, Ketua DPR RI Puan Maharani melaksanakan fungsinya sebagai pimpinan sebuah lembaga yang merepresentasikan rakyat. 

    Pimpinan dari lembaga perwakilan rakyat, menurut Gus Falah memang harus senantiasa menyerap aspirasi seluruh kalangan rakyat, termasuk petani. Tak hanya itu, Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menegaskan, seorang Ketua DPR harus senantiasa menyelami suasana kebatinan rakyat.



    "Dan diskusi, menyerap aspirasi dan menanam padi bersama petani sebagaimana yang dilakukan Mbak Puan itu, adalah wujud upaya menyelami suasana kebatinan rakyat. Jadi hal itu memang seharusnya dilakukan seorang Ketua DPR RI," tegasnya.

    Gus Falah menuturkan, upaya Mbak Puan membangun kebersamaan bersama para petani, meskipun kala itu turun hujan deras bukan lah hal aneh, apalagi pencitraan.

    "Yang aneh itu adalah apabila ada orang-orang yang nyinyir pada Mbak Puan. Mereka sejatinya tak mengerti fungsi atau tugas seorang Ketua lembaga DPR, yang merepresentasikan rakyat Indonesia," pungkas Anggota Komisi VII DPR-RI itu.

    (Ty)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +